Segarkan: Cabai Rawit (data + berita terbaru)

Diperbarui 24 September 2026 · Pangan Indonesia

Harga cabai rawit rata-rata nasional Rp84.450 per kg pada 18 September 2026 — naik 7,2% dibanding sepekan lalu (11 September 2026), dan naik 33,1% dibanding sebulan lalu (19 Agustus 2026). Angka ini kami tarik langsung dari pantauan PIHPS Bank Indonesia di pasar tradisional, dan diperbarui setiap hari.

Data Harga Terkini

KeteranganHargaCatatan
Harga rata-rata nasionalRp84.450/kg18 September 2026
Sepekan lalu (11 September 2026)Rp78.750/kgnaik 7,2%
Sebulan lalu (19 Agustus 2026)Rp63.450/kgnaik 33,1%
Termurah: Nusa Tenggara BaratRp48.950/kgprovinsi
Termurah: Jawa TimurRp51.600/kgprovinsi
Termahal: Maluku UtaraRp153.750/kgprovinsi
Termahal: Sulawesi UtaraRp145.350/kgprovinsi

Sumber: PIHPS Bank Indonesia (pasar tradisional), 18 September 2026. Pantauan kami mencakup 33 provinsi, 107 kota/kabupaten, dan 202 pasar.

Harga cabai rawit hampir seratus ribu per kilo? Bagi kamu yang jualan, ini artinya daganganmu bisa untung gede, sekaligus taruhan modal yang lebih mahal. Kalau salah langkah, bisa tekor.

Kenapa harganya naik drastis begini?

Kebanyakan kenaikan ini gara-gara panen berkurang. Cuaca ekstrem atau hama bisa membuat hasil kebun turun. Pasokan ke pasar jadi seret. Ditambah lagi, ongkos kirim dari sentra produksi bisa membengkak, biaya itu ikut masuk ke harga kulakanmu.

Bagaimana saya tahu kapan waktu kulakan yang tepat?

Lihat harga harian di daerahmu, bandingkan dengan patokan harga nasional hari ini. Kalau harga di tempatmu jauh di bawah patokan itu, itu sinyal bagus untuk kulakan atau tambah stok. Kalau harganya sudah di atas patokan nasional, lebih baik tahan dulu, jangan menambah stok.

Di mana saya bisa cari stok dengan harga lebih murah?

Kalau kamu punya akses ke pasar besar atau bisa kulakan antar pulau, lihat daerah dengan harga termurah. Daerah-daerah itu bisa jadi sumber stok yang lebih murah, asal hitung betul ongkos transportasinya. Kalau ongkosnya bikin harga jadi sama atau lebih mahal, percuma.

Bagaimana menjaga margin dan menghindari kerugian?

Jangan beli stok terlalu banyak sekaligus, apalagi kalau harga lagi tinggi. Cabai cepat busuk. Pantau harga harian dan sesuaikan harga jualmu. Ambil untung secukupnya, jangan serakah, biar pelanggan tetap beli. Yang penting dagangan laris dan stok tidak busuk.

Buat Pedagang: Cek Dulu Sebelum Kulakan

Harga gerak tiap hari dan beda tiap daerah — selisih sedikit bisa jadi untung-rugi buat yang jualan. Cek harga cabai rawit hari ini per provinsi: kalau di daerahmu di bawah rata-rata nasional, itu sinyal kulakan. Bandingkan harga antar kota buat cari stok termurah, atau pantau pasar induk.

Sumber Pemberitaan

Pemberitaan media nasional yang kami rujuk untuk konteks di atas (tautan via Google Berita):

Pertanyaan Umum

Kapan waktu kulakan cabai rawit yang pas?

Pagi hari di pasar induk, karena harga masih segar dan stok melimpah, jadi bisa nego lebih baik.

Di kota atau provinsi mana stok cabai rawit termurah?

Biasanya dari sentra produksi seperti Jawa Timur atau Jawa Barat saat panen raya, tapi selalu cek ongkir dan kualitasnya.

Gimana cara jaga margin jualan cabai rawit?

Beli saat harga turun dan simpan dengan benar untuk kurangi penyusutan, lalu jual dengan takaran (ikat/timbang) yang konsisten.

Kenapa harga cabai rawit beda-beda antar daerah?

Karena pengaruh biaya transportasi, ketersediaan stok lokal, dan perbedaan permintaan di setiap pasar.

Apa tanda-tanda harga cabai rawit mau naik/turun?

Harga naik jika ada berita cuaca buruk di sentra atau stok menurun; turun jika panen serentak atau ada impor.

Cara pantau harga harian cabai rawit buat dagangan?

Pantau grup WhatsApp pedagang, cek situs harga pangan pemerintah, dan langsung tanya ke supplier atau pasar induk setiap hari.

Sumber: PIHPS Bank Indonesia. Angka rata-rata pasar tradisional, biasanya H-1; harga lapangan dapat berbeda.
Bagikan halaman ini: